I don't wanna live that long either
Suatu sore, di daerah skitar Menteng. Di satu ruangan yang dindingnya ditutupi wallpaper biru muda .
B : So, akhirnya kamu datang juga. Saya cari kamu kemana mana, hp off atau kalaupun on, kamu tidak pernah menjawabnya, kenapa?
E : hmm, sibuk.
B : terlalu sibuk untuk memikirkan hidup kamu sendiri? Look here, saya heran, kalau bukan kamu sendiri yang memikirkan hidup kamu, then who else will..?
E : gue dah bilang, gue sibuk.
B : kamu mungkin sibuk, tapi yang saya lihat, lebih besar kemungkinan kamu takut akan kenyataannya, kamu menyerah, biar saya tau, kalau sebenarnya kamu menolak kenyataan, kamu bukan tipe yang semudah ini menyerah, jadi apa alasan sebenarnya ?
E : aduh terserah deh, dari tadi udah dibilang sibuk, atau loe lebih suka gue ngarang alasan lain?
B : hhhh...kamu tau, saya biasanya tidak perduli, karena orang orang yang datang kepada saya, rata rata mereka percaya saya bisa menyembuhkan mereka, dan mereka meletakkan harapannya pada saya, tapi kamu ? Kamu membuat saya berpikir, supaya bagaimanapun caranya, saya ingin kamu sembuh, pls, jangan begini non, sayanglah sama diri kamu sendiri.
E : ehh? kog jadi curhat loe ? haha.., gue sayang sama diri gue sendiri kog, don't u worry bout that, cuma loe juga harus ngerti, ini hidup gue, dan hak gue mo ngapain aja dengan itu. I do appreciated everything that u've done to me, really.., cuma minta loe ngerti aja dimana posisi loe sekarang. Itu aja.
B : ....
dasar manusia sok tau..!!
hehe
B : So, akhirnya kamu datang juga. Saya cari kamu kemana mana, hp off atau kalaupun on, kamu tidak pernah menjawabnya, kenapa?
E : hmm, sibuk.
B : terlalu sibuk untuk memikirkan hidup kamu sendiri? Look here, saya heran, kalau bukan kamu sendiri yang memikirkan hidup kamu, then who else will..?
E : gue dah bilang, gue sibuk.
B : kamu mungkin sibuk, tapi yang saya lihat, lebih besar kemungkinan kamu takut akan kenyataannya, kamu menyerah, biar saya tau, kalau sebenarnya kamu menolak kenyataan, kamu bukan tipe yang semudah ini menyerah, jadi apa alasan sebenarnya ?
E : aduh terserah deh, dari tadi udah dibilang sibuk, atau loe lebih suka gue ngarang alasan lain?
B : hhhh...kamu tau, saya biasanya tidak perduli, karena orang orang yang datang kepada saya, rata rata mereka percaya saya bisa menyembuhkan mereka, dan mereka meletakkan harapannya pada saya, tapi kamu ? Kamu membuat saya berpikir, supaya bagaimanapun caranya, saya ingin kamu sembuh, pls, jangan begini non, sayanglah sama diri kamu sendiri.
E : ehh? kog jadi curhat loe ? haha.., gue sayang sama diri gue sendiri kog, don't u worry bout that, cuma loe juga harus ngerti, ini hidup gue, dan hak gue mo ngapain aja dengan itu. I do appreciated everything that u've done to me, really.., cuma minta loe ngerti aja dimana posisi loe sekarang. Itu aja.
B : ....
dasar manusia sok tau..!!
hehe
