<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Wednesday, September 29, 2004

My days

Sept 28, 2004



Blue Moon
You saw me standing alone
Without a dream in my heart
Without a love of my own

Blue Moon
You knew just why I was there for
You heard me say a prayer for
Someone I really could care for

And then there suddenly appear before me
The only one my arms could ever hold
And then somebody whispered
Please adore me
And when I looked the moon
Had turned to gold

Blue moon
Now I am no longer alone
Without a dream in my heart
Without a love of my own

From the Movie "Apollo
Performed by Tony Bennett


= mood swing, rasanya pingin nonjok orang :d, pulang dari HRC after drink the nite away and I saw this, people said, it was the most beautiful fullmoon throughout the year =


Sept 27, 2004

= muchas gracias untuk semua sms dan telp yang saya nda jawab, sorry, itu kebiasaan setiap ultah, hari itu jadi 'hp-free-day' :d, still, terima kasih untuk semua ucapannya :)=

Sept 26, 2004

= terima kasih untuk Fahrie yang dah bela2in begadang buat nunggu jam 12 :p =

Sept 25, 2004

12.30 - 20.00 hrs.

Plangi (starbucks) - EX (aksara, saribundo, HRC, kinokuniya, bodyshop, HI roundabout, HRC)





buat 2 ce cantik teman ngeluyur seharian, what a day yaaa...:p
hehe...

21.30 - 00.30 hrs.

HRC (agaaain..?? yeapp :d)

= to a berry2 beautiful long hair girl in white tanktop & jeans, thank you for the chat :) and I'll think what to do to you next beside only looking at you ;)=

# balik ke atas#

Wednesday, September 22, 2004

Obat anti hamil

obrolan orang yang terlalu banyak minum, kekeke...

mr.x : eh eh..loe tau gak sih obat anti hamil yang paling manjur itu apa ya kira2 ?

gue : eh? lah nanya gue sih, emang gue ada tampang PR-nya BKKBN?

mr.x : sapa tau dikau tau geto loh

gue : yaaa, nih yah gue kasi tau obat anti hamil paling manjur, cuma loe musti janji jangan kasi tau sapa2, janji loe??

mr.x : iya iya, gue janji deh, segitu rahasianya seh, apaan dong ?

gue : loe tau jeruk lemon?

mr.x : jeruk lemon yang kuning? tau, terus?

gue : nah jeruk lemon itu bisa jadi obat anti hamil yang paling manjur , tau gak loe??

mr.x : masa sih? jeruk lemon yang buat lemon tea itu kan?

gue : he eh, jeruk lemon yang itu

(bartender HRC dah cengar cengir sambil nyimak)

mr.x : wah , baru tau gue, terus terus..tuh jeruk diapain?

gue : nah , loe ambil 8 jeruk lemon, potong2, trus peres airnya

mr.x : 8 ??? banyak yah? tapi okeh deh, potong, terus ambil airnya, got it, trus?

gue : abis itu loe sama pasanganloe minum airnya

mr.x : eh buset, asem banget kan tuh, tp gpp deh asal manjur, trus?

gue : trus abis minum airnya, loe ma pasanganloe tidur aja, jangan ngapa2in,inget, jangan ngapa2in, pasti deh gak hamil, gue jaminn !!

(bartender HRC ngakak2 )

mr.x : %*#$&#*$&#(*$&#$(*%#(*&$#*%&#%*&#$%&#$%)&%(@$%&@$%&@%

gue : huahahahahahahahahahahahahahahaaa..........

# balik ke atas#

Tuesday, September 14, 2004

Survey membuktikan...

salah satu keisengan yang terjadi setelah ledakan

Buat yang berkepentingan melewati jalur jalan Rasuna pasca ledakan, tentu mengalami kemacetan yang tiba2 terjadi, bahkan di hari2 libur panjang kemarin kan? Yang setelah dicermati ternyata terjadi gara2 orang pada nonton gedung2 yang menjadi korban ledakan, motor yang diparkir sampai setengah jalan jalur lambat, orang2 yang duduk2 santai di trotoar,ada tukang jagung rebus, nasi goreng, tukang teh botol, tukang somay, mirip pasar malam deh pokoknya, menyebabkan kemacetan yang menyebalkan. Gue yang kost di daerah dekat kawasan tersebut ikut mengalami, akibatnya keisengan pun muncul, hehe..

korban = sekeluarga (bapak, ibu, 2 anak)

gue : selamat malam pak, saya dari biro perjalanan mau
mengganggu waktu bapak sebentar untuk survey , boleh pak?
(smbl menulis sesuatu di notes, pasang muka innocent )

Bpk : oya? boleh2, survey tentang apa ya

gue : begini pak, melihat keadaan seperti ini, kami berpkir, kalau kira2 dibuat sebuah paket tour yang kunjungannya meliputi tempat2 yang tertimpa bencana, apa kira2 bapak tertarik untuk menjadi pesertanya?
(masih dengan muka innocent, kekekeke... )

Bpk : lah maksudnya piye toh?
(mukanya mulai bingung subingung )

gue : begini pak, nanti tour itu akan dinamakan 'musibah tour' yang dikunjungi itu tempat2 korban ledakan bom, bencana alam, kebakaran dan hal2 spt itu, biasanya kan kalau tour ke tempat2 bagus, kali ini yg akan dilihat tempat spt itu pak, bagaimana pendapat bapak?
(masih dng innocent, seakan gak takut dijitak, padahal udah mau ngakak )

Bpk : ya nda toh, kenapa harus lihat tempat seperti itu, kan Indonesia masih punya banyak tempat2 bagus yang bisa dilihat, mau ngapain lihat tempat2 bekas ledakan spt itu ?
(nadanya mulai ngotot, serasa paling bener, huekekeke..sementara gue udah hampir gak tahan buat ngakak )

gue : naaaaaaah ...jadi bapak skrg disini ngapaaaen jadinya???
( dalam hati pakai emote =)) )

Bpk : %#*&%#&%....????
(misuh2 sumisuh dalam hati rasanya )



huahahahahaha...jadi, survey membuktikan...

# balik ke atas#

Sunday, September 12, 2004

Apaan yah ini



sore hampir maghrib, hujan gerimis, motret anak tetangga pakai hp ibunya, nokia 3660, di depan kamar ortnya, tapi kog pas jadi ada bayangan yg dikurung dan diberi tanda tanya itu yah?

moga2an gue yg salah liat
# balik ke atas#

Friday, September 10, 2004

dear bombers

Dear bombers,

you should know that you are :


and you're gonna pay for it.

cheers and have a nice life.

:)
# balik ke atas#

Monday, September 06, 2004

Asbak

Ini salah satu cerita lucu yang terjadi setelah 'konsolidasi' antara orang tua dan saya terjadi, hehe..

Jadi, ada semacam konsolidasi, yaa.. boleh dibilang semacam kesepakatan damailah antara orang tua dan saya, jadi hari Minggu kemarin, mereka yang gantian berkunjung ke Bogor.

Papa dan Mama (panggilan saya untuk mereka) datang, tentunya sebelum datang, saya harus sedikit 'kerja bakti' menyingkirkan segala macam benda dan bukti yang kurang lebih bisa memancing pertengkaran toh? hehe.., dan waktu mereka datang, rumah sudah rapi, dan cukup pantas gitu deh. Mula2nya mereka duduk, mama langsung ke dapur melihat koleksi alat2 masak saya, sedang papa duduk di beranda melihat koleksi pohon jeruk saya, dia juga mengkoleksi pohon jeruk di rumahnya yang salah satunya menjadi korban cabutan saya untuk mengubur bino anjing saya itu :d trus papa duduk lagi di ruang tamu, tepatnya lesehan deh, karena gak ada sofa atau semacamnya di rumah saya, sistimnya (ceritanya) ala jepang gitu, pakai tikar lampit yang saya bawa dari Kalimantan, dengan meja pendek persegi di tengahnya, nah ketika saya lihat papa mulai menyalakan cangklongnya, saya mencari asbak, tanpa ingat lagi kalau ternyata asbak itu memiliki sejarah yang panjang, saya meletakkan asbak itu di hadapannya. Papa mulainya tidak memperhatikan, tapi lama kelamaan perhatiannya jadi ke asbak yang ada di meja, mula2 dilihat, terus dipegang, dibulak balik, terus keluar deh ucapan, "Ini seperti asbak papa yang hilang deh", katanya sambil memandang saya yang lagi asik menyumpahi kebodohan sendiri dalam hati, "Iya kan dien? ini asbak papa yang kamu bilang hilang dulu itu kan? " , akhirnya dengan rasa setengahgakrelasetengahempet saya mengangguk juga, "Iya pa, itu asbak papa yang dulu dien bilang ilang", beliau mengangguk, "Kog pecah dan bekas disambung gini sih? ", pikiran saya jadi kembali ke beberapa tahun silam, tepatnya sebelum saya pindah ke rumah yang di Bogor ini(untuk catatan saja, rumah ini milik pribadi, 100%, tidak ada unsur sumbangan orang tua sama sekali di dalamnya, hehe..somse mode: off) sore itu, papa pulang dengan asbak yang ada di depannya sekarang ini, bagus sih, bentuk siput gitu, saya masih ingat dia bilang dia mendapat asbak itu dengan harga murah, terus selama berhari hari asbak itu ada di meja, sampai anak2 gromsiber Bandung datang, dan saya meminjam asbak itu, dan waktu mereka sedang 'bergulat' dengan bino, salah satu dari mereka menendang asbak itu, dan asbak itu pecah jadi 8 bagian. Semua pucat, semua kaget, semua shock mengingat benda itu bukan milik sendiri tapi milik papa yang mereka tau bisa jadi sangat galak, hehe.., mau saling menyalahkan sudah pecah, jadi yang ada, kami hunting asbak seperti itu sekeliling Jakarta dan waktu balik jam 2 pagi, ngga dapat satu juga. Kepingan2 asbak itu, saya simpan di kamar, selama beberapa hari papa tidak sadar kalau asbaknya tidak ada di meja, sementara saya berhasil menyatukan asbak itu dengan power glue, tentu saja gak seperti aslinya, dan akhirnya asbak itu saya satukan dengan benda2 lainnya di peti tempat saya menyimpan barang2 aneh lainnya. Waktu papa sadar asbaknya tidak di tempatnya lagi, saya cuma mengangkat bahu waktu dia menanyakan kemana asbaknya,"Tau deh, dien gak lihat tuh, ilang kali" dan akhirnya asbak itu terlupakan juga.

Sekarang asbak sambungan itu ada di hadapannya, setelah bertahun2 menghilang. Asbak itu saya temukan waktu membuka peti di rumah bogor, dan akhirnya jadi asbak kesayangan saya biar bentuknya sudah penuh sambungan power glue, akhirnya setelah bertahun2, saya harus mengaku salah, jadi saya ceritakan kronologi kejadiannya sampai asbak itu pecah, "dien sambung lagi pakai power glue pa, dan itu yang menemani dien di sini", kata saya sambil menunduk memperhatikan motif tikar kalimantan, papa bangun , menghampiri saya, tanpa bilang apa2, dia memeluk kepala saya, "Ya sudah, gak apa2 kog, tapi kamu simpan asbak itu, bukan artinya kamu merokok kan?"

....

sstt...jangan bilang papa saya ya kalau saya merokok ;)

:d
# balik ke atas#

Sunday, September 05, 2004

Sabar

Seorang pria sedang mendorong kereta bayi. Bayi di dalamnya menangis sekeras kerasnya, tampak usaha pria itu untuk membuat bayi itu diam, dia memberikan susu, memberikan mainan, pria itu bahkan mencoba membuat mimik lucu, tapi tetap saja bayi itu menangis sekeras kerasnya.

Sambil terus berusaha, pria itu mendorong kereta bayi sambil bergumam, "Sabar Ali, sabarr...", begitu terus, sementara orang2 yang ada disekitarnya lama kelamaan memandang kagum pada pria itu atas kesabarannya menghadapi bayi yang masih terus menangis itu.

Seorang ibu akhirnya memberanikan diri untuk menegur pria itu, "Maaf pak, anda betul2 seorang yang sabar, bahkan saya seorang ibu pasti sudah kehilangan rasa sabar kalau harus menghadapi bayi yang terus menangis seperti anak bapak, omong2 anak ini namanya Ali?"

Lelaki itu melotot, "Bukan, namanya Mamat, saya yang namanya Ali"

hahahaha......


sekarang giliran gue yang bilang, "Sabar Odin, sabarr..."

:)
# balik ke atas#