<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Wednesday, March 05, 2003

ini mustinya gue tulis kemarin, udah ditulis, tp gue lupa posting :-((
Just something called trust
Kadang2 jadi timbul pertanyaan, seberapa banyak kita boleh mempercayai orang, baik orang yang baru kita kenal, atau bahkan sahabat yang sudah kita kenal bertahun tahun, 100% ? 75% ? atau 50% ? Well, according to my experiences..ceilaaa..., kita ngga bisa benar benar percaya sama orang, semakin kita percaya sama orang, semakin besar kemungkinan orang itu akan menghianati kita, skeptis? mungkin, tapi kan mendingan mendingan daripada
daripada?? hehe...(ktawa sedih...) Kenapa gue sedih? karena kenapa, kita tidak
pernah bisa 100% yakin dan percaya, apalagi sama orang yang sudah dekat, kenapa ada sifat 'menghianati' dalam jiwa seseorang, dan semakin kita dekat dengan seseorang, semakin riskan hal hal yang harus dipertimbangkan, karena kesalahan kecil aja, bisa memacu seseorang untuk membuka 'kepercayaan' yang sudah kita
berikan.

Salahnya, sometimes, kepercayaan yang kita berikan,
dianggap cuma '
kentut',buat orang mikir, ah toh dia udah percaya ini ama gue, jadi kalo gue boongin atogimana, gak bakalan tau, gak bakalan ngecheck, toh percaya, dan kalo kita
ngecheck, trus protes, bakal ada ngelesan, lha, katanya percaya sama gue, kogpake ngecheck2..? itu artinya loe gak percaya sama gue...(sigh...)

Tapi bukan berarti tidak percaya bagus, buat apaan
temenan, kalo dikit dikit udah curiga, yang lebih bagus adalah '
anticipation'
, ada hal hal yang bisa dibagi , ada juga yang lebih baik disimpan sendiri.
Dalam hal ini, gue melihat dari sifat orang yang dijadikan teman, dari
percakapan sehari hari, dari cara dia berbicara tentang orang lain, kan kalau
gak bego bego amat, kita bisa lihat, sampai sejauh mana cara berpikir orang itu
terhadap temannya, ada istilah latin "
Homo
Homini Lupus
"manusia
adalah srigala untuk sesamanya"
, gue gak seneng sama
istilah ini, tapi kalau dipikir pikir memang bener, mungkin, karena itulah
manusia diberi insting dan daya pikir, untuk membedakan manusia dengan binatang,
seharusnya, kita bisa menjaga diri sendiri, karena tidak ada yang bisa kita
andalkan untuk menjaga kita, selain diri kita sendiri (kenapa ini hari gue jadi
serius gini yahh...kekeke..{masih ketawa sedih nih} )

Now, this is the main reason why I wrote such kind
of  blog, this one is dedicated to someone who I almost take  as one
of my friend, as one of the person that I can trust to, but he miss using my
trust , he thought that I wouldn't know it, so dear you...I know, I know that
you've betrayed me, I know that you've misused my trust on you, so from now on,
very very sorry, that I can't trust you anymore, I lost my respect on you, and
trust me, this 'knowledge' hurt me more, I thought we can be friends, I never
thought that it will stop like this, and I really feel so sad with the fact that
it wont continue anymore. Thanks for everything, I still keeping you inside my
heart, still got a special place there, and later, one day...if I already can
accepted the fact, that u are only human, I might call you ...and crossing my
fingers for that day...

# balik ke atas#