<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Sunday, November 02, 2003

Become a lesbian

hahaha...kaget yah baca judulnya?

Tenang tenang, gue ngga lagi berniat untuk menjadi seorang lesbian kog, cuma akhir akhir ini , gue memang lagi banyak baca buku tentang lesbianisme, dan menurut gue, ternyata cukup menarik juga.

Kalau dilihat dari sisi biologis, siapa lagi yang paling tau dimana harus disentuh, dimana harus dielus, dll kalau bukan perempuan itu sendiri ? Kalau dilihat dari sisi perasaan, sesama perempuan lebih bisa mengerti, dimana perempuan itu menuntut perhatian lebih, menuntut pelukan, dll gitu, dari sisi ini, gue cukup tertarik juga, seharusnya kalau lesbianisme dijalankan, ngga akan ada buku yang ngebahas kalau laki laki itu dari mars dan perempuan dari venus, yang ada cuma pengertian kalo sesama venusian yah lebih ngerti, ya gak? hahah.., ngga laku majalah Cosmopolitan, karena gak ada bahan untuk ngebahas bagaimana hubungan antara laki laki dan perempuan bisa dijalin lebih baik tanpa banyak misunderstanding, tapi juga brarti dunia bisa kosong lama lama, karena ngga akan ada anak yang lahir kecuali pakai sistim bayi tabung, hehe...

Yang ada rasanya malah majalah keagamaan, yang mengkritik hubungan lesbianisme dari sisi keagamaan yang merupakan suatu 'kesalahan', akan banyak temu wicara dan diskusi, bagaimana caranya memperbaiki 'moral' suatu bangsa, yang so pasti dinilai jauh merosot, kalo ternyata banyak perempuan memilih untuk menjadi lesbian, nah sekarang aja, RUU yang baru, yang selain mengatur tentang kebiasaan kumpul kebo, juga konon akan menyinggung kebebasan untuk memilih pasangan, dalam hal ini khusus untuk penganut homo , yang notabene bukan hanya lesbian tapi juga kaum gay.

Jadi mikir, sejak kapan yah, negara punya hak untuk mengatur hak asasi perorangan seperti itu? Gue setuju kalo pelecehan seksual bisa dijadikan perkara, setuju juga kalau hukuman perkosaan, khususnya terhadap anak anak diperberat, taapi..tidak setuju kalau pasangan kumpul kebo, perselingkuhan atau kaum homoseksual itu juga dimasukkan ke dalam UU, apa haknya? apa urusannya ? itu harusnya malah jadi perhatian lebih untuk para pengajar baik sipil maupun keagamaan, bagaimana caranya mendidik bangsa ini, supaya tidak terjerumus ke dalam kehidupan kumpul kebo, selingkuh, dll gitu, mengenai homoseksual, yaa...selain akibat polusi pergaulan, itu juga kan bisa disebabkan karena hormon hormon yang ada, jadi rasanya lebih baik dicari jalan pengarahannya, bukan dicarikan jalan hukumannya, ini menurut gue loh...gak setuju juga gpp seh...:D

Sekarang mari kita kembali ke pokok bahasan diatas, yaitu menjadi seorang lesbian, hehe..., kenapa tiba tiba gue jadi pingin ngebahas ini, selain memang lagi banyak baca buku tentang itu, gini loh..., tadi sore , gue dapat sms, dari sumwan (******, 08*******1) gini bunyinya : kamu ada apa sama **** ? sudah mulai berubah aliran hidup? sampai harus dengan ce juga ?
Yang ada gue bangun, baca trus ngakak guling gulingan di tempat tidur sampai ibu Veni yang jadi tetangga gue , merasa berkepentingan buat ngetok kamar gue, untuk memastikan gue blum gila beneran, hahahaha...
dan setelah dipikir pikir, oooooooh pasti gara gara si **** itu nulis, mencium di bibir, tapi kog dianggep serius yah? atau apakah ini tantangan dari sumwan itu, biar gue jadi lesbi beneran? hahahahaha...

Aduh tapi bener deh, menjadi seorang lesbian bisa merupakan satu alternatif yang baik, daripada gue pusing pusing sama hubungan dengan laki laki, tapi belum mau tuh..., gue masih belum bisa ngebayangin, gue french kiss-an sama ce, belum bisa..., biar terus terang ada beberapa kali di mimpi gue mimpi dengan sesama ce, yang menurut majalah Cosmo, itu tandanya bukan kita trus beralih menjadi lesbian , tapi itu merupakan tanda kalau kita lagi membutuhkan kelembutan, tsaaaaah....haha..

Jadi buat sumwan itu, niatnya gue mau ngebales sms loe itu, tapi gue lebih memilih gak ngebales, rasanya enak aja ngebiarin 'kamu' nebak nebak sendiri, hahahaha....

Hidup Lesbian...!!!

# balik ke atas#