<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Thursday, March 06, 2003

Just Curious
Tadi siang baru dari tanah kusir , ikut penguburan buat Donovan. Jam 12 baru dimulai, nungguin Rita datang dari Belanda. Suasananya yah selayaknya pemakaman, ada nada nada sedih, kaget, ngga percaya dll disana, dan waktu penguburan selesai, Jakarta dilanda hujan, petir dan halilintar sahut bersahut, sedih banget lihat ibunya Donovan menangis, sambil bilang, kasihan anaknya kehujanan, sendirian .
Melihat itu, rasanya wajar seorang ibu memperhatikan anaknya seperti itu, tapi jadi timbul pertanyaan, apakah Donovan masih bisa merasakan basahnya tanah karena hujan, merasakan takut karena petir dan halilintar, merasakan sedihnya orang orang yang ditinggalkan. Masihkah...?
Itu semua hanya akan jadi pertanyaan yang tidak pernah terjawab, kita tidak bisa menanyakan jawaban kepada mereka yang sudah meninggal, walau ada cerita tentang arwah arwah yang minta disempurnakan, karena mereka konon tidak bisa melanjutkan perjalanan atau apapun itu namanya karena masih ada yang kurang sempurna, tapi itu benar komplain mereka atau hanya 'pihak2 tertentu' yang melakukan itu, wahh...nambah lagi pertanyaan tidak terjawabnya...
Mungkin itu bisa dianggap suatu peringatan, dimana sewaktu kita hidup, walau menderita, merasakan sakit, seharusnya kita bersyukur bisa merasakan itu, karena itu artinya kita masih hidup, masih bisa merasakan sakit, dingin, panas, basah dllnya. Hehe..nulisnya pendek saja yah hari ini, mata gue masih bengkak, melihat keluarga yang ditinggalkan, melihat orang tua Donovan yang terkejut, sedih, marah tapi mau gak mau harus pasrah terhadap kenyataan, sempat menyentil perasaan gue, mencoba membayangkan apa yang akan dirasakan orang tua gue, kalau apa yang terjadi sama Donovan, itu terjadi sama gue, dimana mereka mengira anaknya akan pulang, biar dengan baju, dan muka yang lusuh karena macet, debu ataupun stress kerjaan, tapi pulang, bukan pulang dalam keadaan sudah tidak ada, dan kalau itu sudah tersurat dalam nasib seseorang, sebaik apapun manusia menghindar kan ngga bisa menolak juga, jadi ingat istilah 'pasrah tapi tak rela', hehe...(ktawa sedih ), melihat Rita yang pulang tergesa gesa, cuma supaya bisa ketemu suaminya, di saat saat terakhir, bener bener bikin gue merasa manusia yang suka membanggakan dirinya lebih dari segala, ternyata bukan apa apa...


# balik ke atas#