<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Tuesday, May 13, 2003

Just a thought

Duduk sambil mencangkung kaki di pinggir danau.
Biru airnya.
Disekeliling banyak pohon-pohon pinus yang hijau.
Tinggi menjulang.
Kadang terdengar suara burung berkicau.
Sungguh sepi.
Sungguh sunyi.

Saya lalu bertanya dalam hati.
Sebab kalau berbisik, saya takut mengganggu keheningan.
Bertanya.
Sebenarnya saya ini ada untuk apa.
Saya ini ada buat apa.
Saya ini ada untuk siapa.

Disaat seperti ini.
Saya merasa sendiri.
Tapi tidak sepi.

ps. jadi ingat waktu duduk sendiri . jadi ingat juga waktu muncul pikiran. bila satu saat nanti saya mati. jangan kuburkan saya. tapi bakar saja. lalu tolong tebarkan abu saya. di suatu tempat yang biru. yang sejuk dan sunyi. biar abu saya bisa melayang bebas. melayang sejauh kemana angin hendak bertiup
# balik ke atas#