A dozen of white roses.
Posting kali ini ditulis buat orang yang ngirimin gue selusin mawar putih waktu gue ultah. Anggap aja ini sebagai ucapan terima kasih dari gue yah...
Dear you, gue sangat sangat terharu waktu tau itu bunga dari kamu, ngga nyangka kalau kamu masih inget ultah gue, dan mau bersusah susah ngirim bunga segala, and u still remember my fav flower.
They are soooo beautiful...!
Well, I just find out that the flowers came from you, waktu gak sengaja ketemu adikmu, dan dengan semangat, dia nanya, apa gue suka bunga yang dia pilihin itu khusus buat gue, atas dasar order kamu , dan baru gue ber ooooo yang panjang, trus mesen sama dia, untuk disampaikan ke kamu, kalau bunga bunga itu sangat indah, dan terima kasih, dan masih bisa gue inget, bagaimana mukanya sangat bangga, hehe...dan tentu gak lupa terima kasih juga buat dia yang udah repot repot milihin bunga.
Dear you, gue baru baca juga offline msg kamu, thanks for all the wishes, I hope God blessed you too, tapi juga agak sedih dan bingung, karena sempat terbaca harapan kalau kita bisa 'kembali' seperti dulu, and I can't do that.
Gue gak mo lagi nulis segala alasan penolakan, atau apa untuk itu, all I want you to know that, you will be my friend till whenever, apa yang pernah kita lalui sama sama dulu, sudah jadi cerita masa lalu. Ngga, gue gak marah sama kamu, gak juga benci, tapi gue sudah menempatkan kamu di suatu tempat, bersama sama dengan orang orang yang pernah mengisi hari dan hati, yang sempat membuat gue menangis dan tersenyum, and I don't wanna go back to that phase, no..not anymore.
Gue masih sayang, gue masih care, gue masih mengingat semua happy times we have shared, that's all I can do for you.
Anyway, terima kasih banyak buat bunga bunga itu. U have made my birthday brighter.
Dear you, gue sangat sangat terharu waktu tau itu bunga dari kamu, ngga nyangka kalau kamu masih inget ultah gue, dan mau bersusah susah ngirim bunga segala, and u still remember my fav flower.
They are soooo beautiful...!
Well, I just find out that the flowers came from you, waktu gak sengaja ketemu adikmu, dan dengan semangat, dia nanya, apa gue suka bunga yang dia pilihin itu khusus buat gue, atas dasar order kamu , dan baru gue ber ooooo yang panjang, trus mesen sama dia, untuk disampaikan ke kamu, kalau bunga bunga itu sangat indah, dan terima kasih, dan masih bisa gue inget, bagaimana mukanya sangat bangga, hehe...dan tentu gak lupa terima kasih juga buat dia yang udah repot repot milihin bunga.
Dear you, gue baru baca juga offline msg kamu, thanks for all the wishes, I hope God blessed you too, tapi juga agak sedih dan bingung, karena sempat terbaca harapan kalau kita bisa 'kembali' seperti dulu, and I can't do that.
Gue gak mo lagi nulis segala alasan penolakan, atau apa untuk itu, all I want you to know that, you will be my friend till whenever, apa yang pernah kita lalui sama sama dulu, sudah jadi cerita masa lalu. Ngga, gue gak marah sama kamu, gak juga benci, tapi gue sudah menempatkan kamu di suatu tempat, bersama sama dengan orang orang yang pernah mengisi hari dan hati, yang sempat membuat gue menangis dan tersenyum, and I don't wanna go back to that phase, no..not anymore.
Gue masih sayang, gue masih care, gue masih mengingat semua happy times we have shared, that's all I can do for you.
Anyway, terima kasih banyak buat bunga bunga itu. U have made my birthday brighter.
