brasa salah mode set on
Dalam hati saja
(warna)
Kau pernah katakan rasa rindu semua hanya padaku
Kau juga ungkapkan rasa sayang tuk yakinkan hati ini
Mengapa kini tiada, sehangat seindah dulu...?
* Andai rasa itu pergi, salahkah aku dengan sgala anganku?
Andai rasa itu hilang, biarkan aku rasakan indah cinta
Dalam hati saja...
Mengapa kini tiada, sehangat seindah dulu...?
Kucoba menghapus bayang-bayang
Masih ku bertanya
Adakah arti aku menunggu bila semua kini tak menentu?
Kuragu...
Bantu Aku
by: KLA Project
Biarku utarakan saja
Segenap rasa mengendap di dada
Lewati desah nada lagu
walau sumbang terasa sendu
siratkan seribu makna
bagimu dambaan jiwa
Masih tetap terjaga s'lalu
sebentuk cinta kasihku buatmu
Sejak kau tanamkan harapan
kusambut dan membuka tangan
tega kau buyarkan impian
Bantu aku lari dari bayangmu
hasrat melupakanmu
usah lagi senyum sapamu mengganggu
Engkau bukan untukku
Terlanjur aku terjatuh
mencoba bangkit dan berjalan lagi
ps. waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal. Engkau memang bukan untukku.mengapa harus menempuh sejauh ini, baru kita sadar kalau bukan pada tempatnya kita saling memiliki.Bayangkan saja huruf X, hidup kita mungkin harus seperti itu. Dari dua arah yang saling berlawanan, bertemu di satu titik untuk kemudian saling menjauh.
Dalam hati saja
(warna)
Kau pernah katakan rasa rindu semua hanya padaku
Kau juga ungkapkan rasa sayang tuk yakinkan hati ini
Mengapa kini tiada, sehangat seindah dulu...?
* Andai rasa itu pergi, salahkah aku dengan sgala anganku?
Andai rasa itu hilang, biarkan aku rasakan indah cinta
Dalam hati saja...
Mengapa kini tiada, sehangat seindah dulu...?
Kucoba menghapus bayang-bayang
Masih ku bertanya
Adakah arti aku menunggu bila semua kini tak menentu?
Kuragu...
Bantu Aku
by: KLA Project
Biarku utarakan saja
Segenap rasa mengendap di dada
Lewati desah nada lagu
walau sumbang terasa sendu
siratkan seribu makna
bagimu dambaan jiwa
Masih tetap terjaga s'lalu
sebentuk cinta kasihku buatmu
Sejak kau tanamkan harapan
kusambut dan membuka tangan
tega kau buyarkan impian
Bantu aku lari dari bayangmu
hasrat melupakanmu
usah lagi senyum sapamu mengganggu
Engkau bukan untukku
Terlanjur aku terjatuh
mencoba bangkit dan berjalan lagi
ps. waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal. Engkau memang bukan untukku.mengapa harus menempuh sejauh ini, baru kita sadar kalau bukan pada tempatnya kita saling memiliki.Bayangkan saja huruf X, hidup kita mungkin harus seperti itu. Dari dua arah yang saling berlawanan, bertemu di satu titik untuk kemudian saling menjauh.
