Life of Pi
by : Yann Martel
Buat gue, buku ini bisa menjadi sangat menarik buat orang yang suka binatang dan kehidupannya, bisa juga sangat menarik untuk orang yang bersedia meluangkan hati dan pikirannya untuk melihat sisi agama selain agama yang dianutnya, bisa juga sangat menarik buat orang yang mau membaca kegelisahan seorang anak akan hari esoknya.
Setting cerita ini mulai dari Pondicherry, suatu kota di bagian union territory selatan Madras, Tamil Nadu India dilanjut ke Lautan Pasifik- pantai Tomatlan di Mexico dan Toronto Kanada.
Tokoh utama dari cerita ini adalah seorang anak bernama Piscine Molitor Patel yang biasa dipanggil Pi Patel. Lengkap dengan keluarganya, ayahnya yang memiliki Zootown, kebun binatang yang terletak di kota Pondicherry, Ibunya, kakaknya Rafi dan binatang2 di dalam kebun binatang ayahnya itu. Pi Patel belajar banyak dari binatang2 itu, juga belajar banyak dari orang2 yang ada di dalam hidupnya, belajar banyak juga sampai akhirnya dia memutuskan untuk menganut beberapa agama. Pada bagian ini, seakan kita dibukakan kesempatan untuk 'menengok' agama lain. Kehidupan Pi Patel mulai berubah waktu ayahnya memutuskan mereka akan pindah ke Kanada. Dengan menumpang kapal Tsimtsum , mereka berlayar dari Madras menuju Kanada yang kemudian tanpa sebab yang jelas kapal itu karam, hanya satu sekoci berhasil diturunkan, membawa penumpang seekor hyena, seekor zebra yang kakinya patah, seekor orang-utan betina, seekor harimau Royal Bengal seberat 225 kg, dan Pi Patel - anak lelaki India berusia 16 tahun. Dan disinilah mulai petualangan Pi Patel, bagaimana caranya dia melawan dan menyiasati rasa takutnya, rasa meragukan dan rasa percayanya pada Tuhan, bagaimana usaha dia untuk menghilangkan perasaan menyerah pada kenyataan kalau besok, mungkin dia akan mati.
Terkatung katung di lautan Pasifik selama 7 bulan memang bukan sesuatu yang menyenangkan sampai akhirnya dia terdampar di pantai Tomatlan yang terletak di Mexico dan pada akhirnya sampai juga di Kanada yang menjadi tujuan pertamanya lalu meneruskan sekolah dan menikah dengan Lakshmi.
Menarik kan? hehe..Kisah yang luar biasa, penuh keajaiban, dan seperti ucapan salah satu tokoh di dalamnya, kisah ini akan membuat orang percaya pada Tuhan.
Buat gue, pengarang buku ini memang sangat pantas menjadi pemenang The Man Booker Prize tahun 2002, dia bisa melukiskan secara detail apa yang terlihat, perasaan yang tidak gampang dituangkan dalam kata2, banyak perbandingan yang selama ini kadang menjadi pertanyaan tak terjawab.
Jadi selamat membaca...:)
