<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Sunday, September 05, 2004

Sabar

Seorang pria sedang mendorong kereta bayi. Bayi di dalamnya menangis sekeras kerasnya, tampak usaha pria itu untuk membuat bayi itu diam, dia memberikan susu, memberikan mainan, pria itu bahkan mencoba membuat mimik lucu, tapi tetap saja bayi itu menangis sekeras kerasnya.

Sambil terus berusaha, pria itu mendorong kereta bayi sambil bergumam, "Sabar Ali, sabarr...", begitu terus, sementara orang2 yang ada disekitarnya lama kelamaan memandang kagum pada pria itu atas kesabarannya menghadapi bayi yang masih terus menangis itu.

Seorang ibu akhirnya memberanikan diri untuk menegur pria itu, "Maaf pak, anda betul2 seorang yang sabar, bahkan saya seorang ibu pasti sudah kehilangan rasa sabar kalau harus menghadapi bayi yang terus menangis seperti anak bapak, omong2 anak ini namanya Ali?"

Lelaki itu melotot, "Bukan, namanya Mamat, saya yang namanya Ali"

hahahaha......


sekarang giliran gue yang bilang, "Sabar Odin, sabarr..."

:)
# balik ke atas#