<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/4124261?origin\x3dhttp://minyak-kayuputih.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Ja ja ja

I don't know what I'm becoming. But I know for sure , U wouldn't like me when I'm angry

Monday, July 26, 2004

Perjalanan 5

Hari 12. Lhasa - Kunming.

Jam 6, semua tamu sudah siap di lobby dengan barang2 terakhirnya, yalah, yang ngga perlu udah di kirim balik semua. Land cruiser jemput, masih lengkap dengan Mike, Davey, Jordan, Shirook dan Made, ke airport. Sampai di airport, doa2 deh gue, tapi udara cerah, perjalanan lancar, jadi gak ada alasan buat flight delay deh. Pamit sama kawan2 mountain guides, catet2 email buat tetap keep in touch, dan selesai perjalanan Lhasa.

Siang sampai di Kunming airport, temperature rata2 disini antara 15-25'C, local time : 1 jam lebih cepat dari Jkt.

Sebenarnya ini cuma akan jadi transit aja, harusnya memang ke Chengdu dan Kunming, tapi berhubung kota2 ini terlanda banjir, akhirnya diputuskan untuk membatalkan perjalanan ke tempat2 wisatanya, gue kuciwaa deh, padahal kan mau ke horti expo ituuw :(
pas datang itu, hujan terus, guidenya Liang Shi menghibur, kata dia hujan penyambut tamu, oo yeeaaah...?? kekeke..dan kurang ajarnya hari ini connecting flight ke Bkk penuh semua, jadi mau nda mau harus semalam dulu di Kunming baru bisa ke Bkk deh.

Dari gunung2, masuk Kunming rasanya aneh banget, Kunming sendiri ngga beda banyak dari Jakarta, daerah kotanya penuh juga dengan gedung2 tinggi, sementara Kunming adalah ibu kota provinsi Yunnan yang berbatasan dengan Myanmar, Laos dan Vietnam, kotanya bagus dan cukup bersih, dengan ketinggian 1.891m diatas permukaan laut, kota ini dikelilingi gunung2 di tiga sisinya, sementara sisi yang lain menghadap ke danau Dianchi sehingga kota ini terkenal dengan sebutan 'Spring City'.

Sampai di hotel, check in, dan istirahat deh, tapi at least enak juga tidur di kasur :p

Hari 13. Kunming - Bangkok.

Selesai b'fast, balik airport lagi, dengan delay sekitar 4 jam sajaahh akhirnya terbang juga ke Bkk, sampai disana, bis sudah nunggu, dan acara pertama chek in hotel dulu. Trus seperti biasa, acara selanjutnya adalah acara bebas. Tamu2 gue udah gak asing dengan Bangkok, jadi mereka kebanyakan telp teman2nya sendiri, trus ketemuan, gue jalan2 di daerah sekitar hotel. Jajan serangga goreng dan pancake isi sayur, yang nanti gue ceritain di postingan lain. Jalan di tengah keramaian gini, gue jadi kangen sama suasana waktu tidur memandang bintang deh...

Hari 14. Bangkok - Jakarta

Akhirnya, setelah makan siang, kumpul lagi di hotel, siap2in barang yang akan dibawa pulang, trus ke airport deh. Nunggu flight ke jakarta, gue jadi ingat 14 hari lalu juga ada disini tapi perjalanan masih panjang, sekarang sudah waktunya pulang, ayoo pulang ...

selesai cerita jalan2.

Oya, pesannya 'pak Tile van Lhasa' kejadian ternyata, beliau kan mesan klo ketemu orang yang lagi digrundengin (yaelaa bahasa gue, kekeke...) harus senyum, dan ternyata bener memang, di airport, waktu lagi beramah tamah dengan tamu2 gue, ada seseorang yang berdiri disitu memandangi, dan waktu dia tersenyum, gue bales tersenyum, dan gak tau kenapa, rasanya memang sejuk di hati :p

# balik ke atas#